Archive for the 'Psikologi Islami' Category
January 18th, 2010 by yahdillah

Satu lagi hasil penelitian menegaskan bahwa syariat Islam benar-benar yang terbaik bagi kehidupan manusia, termasuk bagi mereka penderita gangguan kesehatan
Kewajipan shalat lima kali sehari semalam ke atas semua umat Islam bermula sejak Rasulullah diangkat ke langit saat peristiwa Isra’ dan Mi’raj.
Continue reading ‘Shalat Membantu Penderita Disfungsi Ereksi’
February 23rd, 2009 by yahdillah
“Saya tidak begitu heran melihat petapa yang meninggalkan kesenagan duniawi agar hanya dapat menyembah Tuhan. Tapi saya sungguh kagum menyaksikan seorang pemilik kesenangan duniawi yang tinggal meraih dari telapak kakinya, tapi ia malah menutup matanya rapat-rapat dan hidup di dalam kesalehan, Setelah Yesus, jika ada orang yang mampu menghidupkan kembali orang mati, dia itulah orangnya.”
Itulah kira-kira komentar Raja Bizantium (Romawi Timur) dalam suasan duka saat menerima kabar wafatnya Khalifah Umar bin Abdul Aziz pada tahun 719 M.
Continue reading ‘Umar bin Abdul Aziz: model pemimpin tauladan’
December 23rd, 2008 by yahdillah
Sudah tertanam anggapan umum masyarakat, anak yang nilai matematikanya kurang bagus dikelompokkan sebagai anak bodoh. Wajar jika sebagian besar orang tua cemas bila anaknya kurang pandai matematika.
Padahal kecerdasan tidak hanya terbatas pada intelektual, dikenal juga kecerdasan emosional (emotional intelligence) dan kecerdasan spiritual (spiritual intelligence).
Jika kecerdasan emosional memang membuat orang lebih mudah mencapai sukses dalam hidup. Tapi, untuk menemukan kebahagiaan dan makna dari kehidupan, diperlukan kecerdasan spiritual. Continue reading ‘Kecerdasan Spiritual Menentukan Jati Diri’
November 28th, 2008 by yahdillah
Dalam surat yang dikirim kepada suku Najran yang beragama Nasrani, Rasulullah shollallahu ‘alaih wa sallam menyampaikan seruan sebagai berikut:فإني أدعوكم إلى عبادة الله من عبادة العباد
“Sesungguhnya aku menyeru kalian kepada penghambaan Allah ta’aala semata dan meninggalkan penghambaan sesama hamba.” (HR Al-Baihaqi 2126)
Demikianlah, Islam datang membawa seruan abadi agar manusia hanya menghambakan diri kepada Allah ta’aala semata. Ajaran Allah ta’aala tidak membenarkan adanya penghambaan antara sesama hamba. Manusia tidak dibenarkan untuk menghamba kepada sesama manusia. Pengertian menghamba kepada sesama hamba bukan hanya dalam bentuk manusia bersujud di hadapan manusia lainnya. Tetapi pengertiannya mencakup ketaatan mutlak kepada sesama manusia.
Continue reading ‘Demokrasi: Perbudakan?’
May 21st, 2008 by yahdillah
Bagi anda yang berminat diskusi tentang Psikologi Islami…… maka mulai bulan Juni 2008 akan langsung dipandu oleh Drs. Yadi Purwanto, MM. Psi yang juga Dewan Pakar Asosiasi Psikologi Islami–Indonesia.
Bagi yang minat silahkan kirim ke yahdillah@yahoo.com
April 16th, 2008 by admin
PENDAHULUANPembicaraan (lebih tepat silang pendapat) seputar psikologi islami di Indonesia, bisa dikatakan masih sebatas lontaran-lontaran pemikiran. Urun gagasan ini terasa belum menggigit sampai tataran ilmiah yang diharapkan, namun demikian beberapa pendahuluan karya-karya yang masih deskriptif ataupun try and error mulai bermunculan. Beberapa karya boleh disebutkan disini seperti : Dilema Psikologi Muslim, Al Qur’an dan Ilmu Jiwa, Nafsiologi, Integrasi Psikologi dengan Islam, Psikologi Qur’ani. Paradigma Psikologi Islami dan beberapa karya tulisyang tersebar dalam berbagai jurnal dan media.
Meskipun karya-karya tersebut mulai saling terkomunikasikan, namun saya melihat masih terdapat “kemandegan” dibandingkan islamisasi ilmu pengetahuan pada bidang-bidang lainnya. Secara garis besar dapat saya rangkum persoalan yang masih menyelimuti “kemandegan” pengembangan psikologi Islami, yaitu :
Continue reading ‘Konsep Psikologi Islami’
April 16th, 2008 by admin
Sejak pertengahan abad XIX, yang didakwahkan sebagai abad kelahiran psikologi kontemporer di dunia Barat, terdapat banyak pengertian mengenai psikologi yang ditawarkan oleh para psikolog. Masing-masing pengertian memiliki keunikan, seiring dengan kecenderungan, asumsi dan aliran yang dianut oleh penciptanya. Meskipun demikian, perumusan pengertian psikologi dapat disederhanakan dalam tiga pengertian. Pertama, Psikologi adalah studi tentang jiwa (psyche), seperti studi yang dilakukan Plato (427-347 SM.) dan Aristoteles (384-322 SM.) tentang kesadaran dan proses mental yang berkaitan dengan jiwa. Kedua, Psikologi adalah ilmu pengetahuan tentang kehidupan mental, seperti pikiran, perhatian, persepsi, intelegensi, kemauan, dan ingatan. Definisi ini dipelopori oleh Wilhelm Wundt. Ketiga, Psikologi adalah ilmu pengetahuan tentang perilaku organisme, seperti perilaku kucing terhadap tikus, perilaku manusia terhadap sesamanya, dan sebagainya. Definisi yang terakhir ini dipelopori oleh John Watson.
Continue reading ‘Hakekat Psikologi Islam’
April 16th, 2008 by admin

(Photo: freewebs.com)
Zaman modern dalam era globalisasi berlangsung sangat cepat dan praktis dan serentak seperti banjir bandang. Padahal kesiapan mental orang menghadapi era global tidak sama. Ketidak seimbangan itu kemudian menimbulkan gangguan kejiwaan, dan banyak orang terkungkung dalam kerangkeng manusia modern sebagai the hollow man, manusia yang sudah kehilangan makna, resah setiap kali harus mengambil keputusan bahkan tidak tahu apa yang diinginkan. Mereka terasing di tengah keramaian, kehilangan keberdayaan di tengah kompetisi. Ketimpangan itu menyebabkan mereka sibuk bekerja menyesuaikan diri dengan trend zaman, tetapi sesungguhnya mereka sedang melayani kemauan orang lain (sosial) .Mereka sibuk melayani kemauan orang lain sampai lupa kemauan sendiri. Akibatnya dalam pergaulan mereka selalu memakai topeng sosial, ketika tertawa, ketika tersenyum dan bahkan ketika berbuat kebaikan. Saking seringnya memakai topeng sosial sampai ia lupa wajah sendiri.
Healing dan Konseling; Pendekatan Psikologi Islam
Continue reading ‘Pengembangan Healing dan Konseling Berbasis Psikologi Islam’
April 16th, 2008 by admin
Menggagas Psikologi Islami:
Mendayung di Antara Paradigma Kemodernan dan Turats Islam
Ahmad Faqih HN
Abstract
Continue reading ‘Menggagas Psikologi Islami’