January 20th, 2010 by yahdillah
JAKARTA–Kebutuhan SDM dalam waktu lima tahun ke depan dapat mencapai 40 ribu orang. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut pun hendaknya tak hanya berasal dari perguruan tinggi, namun juga dari level sekolah menengah.
Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Muliaman D Hadad, mengatakan dengan berkembangnya industri keuangan syariah maka kebutuhan SDM pun akan terus tumbuh. Saat ini, tambahnya, industri perbankan syariah terbatas menyerap SDM karena jumlahnya tidak sampai 15 ribu orang. Namun dengan potensi pasar Indonesia yang cukup besar dengan mayoritas muslim serta munculnya sejumlah lembaga keuangan syariah baru membuat industri ini memiliki kemampuan untuk menyerap tenaga kerja lebih banyak di masa mendatang.
Continue reading ‘Tantangan: 40 Ribu Profesional DiButuhkan Perbankan Syari’ah Indonesia’
February 23rd, 2009 by yahdillah
Penelitian terbaru menununjukkan, menghabiskan uang untuk merasakan suatu pengalaman dapat mendatangkan kebahagiaan
Orang menganggap uang adalah sumber kebahagiaan. Tapi faktanya tidaklah demikian. Sebuah studi terbaru menyatakan
bahwa uang bisa digunakan untuk membeli kebahagiaan, asal yang dibeli adalah pengalaman, bukan barang.
Sekedar hiburan atau menonton teater peneliti bisa membuat merasa lebih bahagia. Demikian penelitian terbaru yang dimuat oleh Los Angeles Times.
Continue reading ‘Penelitian: Uang Bukan Faktor Yang Bisa Bikin Bahagia’
October 18th, 2008 by yahdillah
Krisis kredit properti telah bereaksi, kubangan hutangnya semakin melebar, para penghutangnya pun tidak mampu bayar, sehingga membuat bank dan institusi keuangan terbesar di Amerika, bangkrut atau nyaris bangkrut. Akibat propaganda besar-besaran terhadap pasar kredit properti di Amerika, serta prediksi keuntungan yang melimpah sebagaimana yang digambarkan perusahaan iklan.. maka, bank-bank dan pasar modal dunia segera melakukan investasi di pasar ini. Begitulah reaksi terhadap kebangkrutan bank dan institusi keuangan Amerika pada dunia, sehingga “kerakusan” Amerika itu menyebabkan dunia juga ditimpa mendung tebal, bahkan juga kerakusan yang sama..
Sejumlah institusi keuangan telah memperkirakan kerugian akibat kredit properti tersebut, di Amerika saja mencapai 300 miliar dolar AS, sementara di negara-negara lain diperkirakan 550 miliar dolar AS. Sejumlah negara, khususnya negara kaya, mulai menggelontorkan dana miliaran dolar ke pasar modal untuk menopang pasar dan mem-backup likuiditas agar bisa menggerakkan aktivitas ekonomi. Bahkan, sebagian ada yang melakukan intervensi langsung sampai pada level menasionalisasi sebagian bank, sebagaimana yang terjadi di Inggris.
Continue reading ‘Menanti Ajal Kematian Kapitalisme’
September 24th, 2008 by yahdillah
Tanggal 15 September 2009 kemarin terjadi insiden yang sangat memilukan di depan rumah H. Syaichon di Pasuruan. Sekitar 6000 orang, kebanyakan ibu-ibu rumah-tangga, berdesak-desak untuk memperoleh pembagian uang zakat yang nilainya sekitar Rp. 30.000 sampai Rp. 40.000,-. Pembagian zakat belum berlangsung, tetapi jatuh korban hingga 21 orang meninggal, dan 16 orang luka-luka. (Pikiran Rakyat, 16 September 2009). Kebanyakan yang meninggal akibat kekurangan oksigen dan terluka karena terinjak-injak manusia.
Continue reading ‘Komentar Ngawur seputar insiden “zakat maut”’