September 8th, 2010 by yahdillah
Para juragan di Swedia skeptis tentang mempekerjakan para wanita yang menggunakan jilbab, menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh stasiun radio Swedia Nyheter P3.
Dua gadis pencari kerja “fiksi” menggunakan nama Emma Svensson dan Evin Ziadi, keduanya mengajukan lamaran yang sama kepada 200 majikan berbeda di Swedia. Riwayat hidup kedua gadis itupun serupa.
Continue reading ‘Riset: Skeptis Perusahaan Terhadap Karyawati Berjilbab’
October 27th, 2009 by yahdillah
Berita terkait berita sebelumnya tentang gonjang-ganjing fit and prper test ‘ala politikus.
Pos Menteri Kesehatan yang resmi ditempati Endang Rahayu Sedyaningsih menuai kritik dari berbagai kalangan termasuk dari politisi. Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menilai Endang yang memiliki track record buruk tidak selayaknya ditunjuk. Muzani meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memaparkan alasan-alasan penunjukan para menterinya, terutama Endang. Hal ini dimaksudkan agar tidak menimbulkan kecurigaan dan keresahan di masyarakat.
“Dalam mengangkat seseorang, Presiden harus membaca track record orang yang bersangkutan. Dia (Endang) pernah dipermasalahkan dan dianggap telah cacat integritas. Lalu, apa alasan SBY mengangkat dia jadi Menkes,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (22/10) malam.
Continue reading ‘Forum Indonesia Sehat Mempermasalahkan Menkes Baru’
March 25th, 2009 by yahdillah
Kebanyakan pria tak begitu mempedulikan tampilan meja kerjanya. Mereka hanya melihat fungsi meja sebagai sarana untuk mengerjakan pekerjaan dan menaruh peralatan kerja tanpa memperhatikan letak peralatannya. Padahal, meski terkesan sepele, tatanan meja kerja bisa berarti banyak hal. Dari pernak-pernik atau keadaan barang-barang di atas meja, Anda bisa mengetahui karakter dan gaya kerja pemiliknya.

Lewat buku Everything’s Organized, Lisa Kanarek mengungkapkan bahwa meja kerja adalah cerminan diri si pemiliknya. Inilah karakter-karakter tersebut, dan bagaimana mereka cenderung mengatur mejanya:
1. Si Kreatif
Lelaki ini sering membiarkan meja kerjanya berantakan. Di atas meja terdapat kertas-kertas, buku-buku, majalah, dokumen, alat tulis, dan banyak lainnya. Herannya, pemilik meja ini tidak merasa terganggu dengan kondisi ini. Namun meskipun kreatif, melihat dari kondisi mejanya yang berantakan, lelaki ini kurang bisa diandalkan. Ia kurang bisa bertanggung jawab terhadap tugas yang dibebankan padanya. Ia juga mudah panik dan sulit membagi pekerjaan berdasarkan skala prioritas. Namun, jika mood-nya sedang bagus, ia bisa menyelesaikan tugas dengan baik, cepat, dan memuaskan. Tak peduli betapa berantakan mejanya. Ia malah akan sulit bekerja dengan kondisi meja yang rapi.
Continue reading ‘Meja Kerja = Cermin Kepribadiannya Meja kerja si dia mencerminkan pribadinya.’
September 24th, 2008 by yahdillah
Tanggal 15 September 2009 kemarin terjadi insiden yang sangat memilukan di depan rumah H. Syaichon di Pasuruan. Sekitar 6000 orang, kebanyakan ibu-ibu rumah-tangga, berdesak-desak untuk memperoleh pembagian uang zakat yang nilainya sekitar Rp. 30.000 sampai Rp. 40.000,-. Pembagian zakat belum berlangsung, tetapi jatuh korban hingga 21 orang meninggal, dan 16 orang luka-luka. (Pikiran Rakyat, 16 September 2009). Kebanyakan yang meninggal akibat kekurangan oksigen dan terluka karena terinjak-injak manusia.
Continue reading ‘Komentar Ngawur seputar insiden “zakat maut”’