Archive for the 'News' Category

Stephen Hawking: Alam Semesta Bukan Ciptaan Tuhan

NASA/Paul E. Alers

Fisikawan terkemuka asal Inggris, Stephen Hawking, dalam buku terbarunya yang berjudul The Grand Design berpendapat bahwa alam semesta tak diciptakan oleh Tuhan. Menurutnya, peristiwa Big Bang yang menjadi awal pembentukan alam semesta tercipta akibat hukum gravitasi dan bukan karena adanya campur tangan Ilahi.

“Karena adanya hukum gravitasi, alam semesta bisa dan akan tercipta dengan sendirinya. Penciptaan yang spontan itu adalah alasan mengapa sesuatu itu ada, mengapa alam semesta itu ada, mengapa kita ada,” tegas Hawking dalam buku terbarunya itu yang ditulis bersama Leonard Mlodinow, fisikawan asal AS.

Continue reading ‘Stephen Hawking: Alam Semesta Bukan Ciptaan Tuhan’

Stephen Hawking: Pintar tapi kufar

NASA/Paul E

Kasihan sekali. sudah diuji dengan kelumpuhan total, masih juga belum melihat kebesaran Penciptanya.

Continue reading ‘Stephen Hawking: Pintar tapi kufar’

Mengapa Kita Tak Ingat Saat Dilahirkan?

shut

Kompas.com - Otak manusia memiliki kapasitas memori ribuan kali lebih tinggi dari komputer paling canggih yang ada saat ini. Massa abu-abu (gray matter) merupakan alat penyimpanan yang sangat bisa diandalakan. Namun, mengapa kita tidak bisa mengingat masa balita atau saat pertama kita lahir ke dunia?

Jangankan saat dilahirkan, otak kita juga tak bisa mengingat masa-masa ketika kita masih bayi atau balita. Ternyata sekeras apa pun kita berusaha, ingatan kita hanya bisa kembali sampai saat kita berusia 4-5 tahun.

Continue reading ‘Mengapa Kita Tak Ingat Saat Dilahirkan?’

Rasa Kesepian Menular


Bila ada satu individu yang merasa dirinya kesepian, maka individu lain yang berada dalam kelompok akan tertular. Demikian hasil riset terbaru yang diterbitkan Journal of Personality and Social Psychology di Amerika Serikat baru-baru ini.Riset itu menjaring 5,100 orang dan kelompok sosial mereka selama 10 tahun. Continue reading ‘Rasa Kesepian Menular’

Ilmuwan Amerika menyalahkan Darwinisme

Tiap tanggl 12 Februari selalu diperingati hari  ulang tahun Darwin tetapi sekaligus perayaan kekeliruan teori evolusinya.

Kali ini bukan dari cendekiawan pendukung penciptaan, bukan pula ilmuwan terkemuka pembela perancangan cerdas. Mereka ini tetap teguh meyakini evolusi, dan ilmuan materialis. Namun mereka tidak mau tunduk pada tokoh yang nyaris dituhankan, Charles Darwin, dan menghadiahkan bantahan ilmiah berupa buku yang mendobrak darwinisme di bulan Februari 2010 ini. Mereka adalah para ilmuwan Amerika Serikat (AS), yakni profesor filsafat Jerry Alan Fodor asal Rutgers University dan profesor ilmu kognitif Massimo Piattelli-Palmarini dari the University of Arizona.

darwin-salahDi bulan perayaan ulang tahun sang bapak teori evolusi, Charles Darwin, tepatnya 12 Februari, kedua ilmuwan itu meluncurkan sebuah buku berjudul “What Darwin Got Wrong” (Apa Kekeliruan Darwin). Sang penulis yakin bahwa pola penyesuaian diri atau model adaptasi ala Darwin sama sekali cacat. Dengan kata lain teori yang mengajarkan adanya mutasi genetis acak pada makhluk hidup, yang kemudian tersaring melalui seleksi alamiah, dan menghasilkan sifat-sifat yang menguntungkan dalam hal kemampuan bertahan hidup dalam lingkungan tertentu adalah salah kaprah.

Continue reading ‘Ilmuwan Amerika menyalahkan Darwinisme’

Manusia Bukan Lanjutan Kera

Tim ilmuwan internasional menunjukan temuan baru, manusia tak berevolusi dari kera

Satu tim ilmuwan internasional pekan ini melaporkan bahwa kerangka manusia purba yang hidup 4,4 juta tahun lalu memperlihatkan manusia tak berevolusi dari nenek moyang mirip kera.

Penyelidikan selama 17 tahun tersebut mengenai temuan kerangka yang sangat rapuh, “kera darat” kecil, yang ditemukan di wilayah Afar, Ethiopia, dibeberkan di dalam jurnal “Science” terbitan Jumat (2/10).

Sebagaimana dilaporkan kantor berita China, Xinhua, jurnal itu juga berisi 11 berkas mengenai temuan tersebut.

Continue reading ‘Manusia Bukan Lanjutan Kera’

Indonelangsa: potret Kemisnkinan

Jumlah Anak Bermasalah Indonesia Setara Jumlah Penduduk Singapura

Inilah satu fakta mencengangkan lagi di Indonesia. Ternyata, berdasarkan data yang diterima Kompas.com dari Direktorat Jenderal Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI, jumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial anak (usia 0-18 tahun) di Indonesia per Desember 2009 mencapai 4.656.913 jiwa atau setara dengan jumlah penduduk negari Jiran, Singapura.

Menurut data tersebut, mereka yang disebut penyandang masalah kesejahteraan sosial anak adalah anak balita terlantar, anak terlantar, anak jalanan, dan anak nakal atau anak yang berhadapan dengan hukum. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ketika berkunjung ke Pusat Pelayanan Kesejahteraan Sosial di Bambu Apus, Jakarta Timur, Rabu (17/2/2010), mengaku menaruh perhatian terkait banyaknya anak bermasalah.

Continue reading ‘Indonelangsa: potret Kemisnkinan’

Awas: Potensi Bara Revolusi Tanpa Arah!

Selasa, 16/02/2010 13:39 WIB Foto: Kompas.com

Aksi jalanan yang merupakan bentuk kekecewaan, yang diikuti puluhan ribu massa dari berbagai elemen gerakan yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, yang menandai 100 hari pemerintahan SBY-Boediono. Aksi yang berlangsung bulan kemarin itu, adalah kumpulan massa yang cair dari berbagai arus kepentingan dan dengan latarbelakang ideologi. Mulai dari kelompok kiri (sosialis) hingga aliansi aktifis Islam semua tumpah ruah.

Aksi ini serempak berlangsung di 30 kota-kota di Indonesia, dari ujung barat Indonesia (Aceh) hingga kawasan Timur Indonesia (Ambon, Maluku). Aksi ini adalah kesekian kali dari aksi-aksi sebelumnya yang menyuarakan ketidakpuasaan atas berbagai kasus sosial politik dan hukum yang menilai pemerintahan SBY-Boediono sangat lamban bahkan lemah. Lebih dari itu menempatkan presiden terpilih SBY, sebagai troubel maker (sumber masalah) dari berbagai persoalan kebangsaan yang mengusik nurani dan rasa keadilan rakyat.

Continue reading ‘Awas: Potensi Bara Revolusi Tanpa Arah!’

Dia manusia biasa yang mencari Tuhan melalui kebodohan dan kelemahannya

Dua Perempuan Mengaku “Digerayangi” Anand Krishna Jumat, 12 Februari 2010 | 16:56 WIB KOMPAS/JOHNNY TG Spiritualis Anand Krishna. TERKAIT:

Continue reading ‘Dia manusia biasa yang mencari Tuhan melalui kebodohan dan kelemahannya’

Senjata Tektonik Gempa, Rekayasa Kecanggihan AS?


Selama ini ada anggapan kuat bahwa bencana gempa, tsunami merupakan sebab alami seperti tumbukan lempeng, dan  induksi. Anggapan mainstream selama ini disebabkan besarnya/dahsyatnya akibat yang ditimbulkan. Padahal jika terjadi perang nuklir…..kerusakan yang ditimbulkan jauh lebih dahsyat, tetuama jika seluruh arsenal nuklir dilepaskan.  Oleh karena itu adanya selentingan informasi tentang teknologi gempa yang dapat direkayasa, mestinya merupakan informasi biasa meski belum terbiasa melihatnya. Anggap saja informsi berikut hanyalah bulan saja,…tetapi patut kita renungkan kemungkinan lain yang dapat terjadi.

alt

Continue reading ‘Senjata Tektonik Gempa, Rekayasa Kecanggihan AS?’